background
anda disini: Home > Articles > Continuous Improvement

Continuous Improvement

Continuous improvement adalah upaya peningkatan mutu yang berkelanjutan. Untuk dapat melakukan continuous improvement harus memahami imput, proses dan output.

  • Input : bahan, peralatan, informasi, orang, uang, atau kondisi lingkungan yang diperlukan untuk melaksanakan proses.
  • Proses : sebuah urutan langkah-langkah, tugas, atau kegiatan yang mengubah input ke output, menambah nilai input dengan mengubah mereka atau menggunakan mereka untuk menghasilkan sesuatu yang baru.
  • Output : produk atau jasa yang diciptakan oleh proses, yang akan diserahkan ke stakeholders/customer.
 
Level dalam melakukan continuous Improvement terbagi menjadi :
  • Level 1: System
  • Level 2: Primary Process
  • Level 3: Function
  • Level 4: Task
 
Untuk dapat melakukan continuous improvement, maka harus membuat mapping yaitu aktivitas menciptakan flowchart secara rinci tentang proses kerja yang menunjukkan input, tugas, dan kegiatan secara berurutan. Tahapan dalam proses mapping, yaitu :
  • Brainstorm
  • Sort
  • Select flowchart format
  • Prepare work field
  • Place primary process notes
  • Check for reasonableness
 
Karakteristik mapping yang berguna :
  • Peta harus menggambarkan proses.
  • Peta harus memungkinkan fleksibilitas.
  • Peta harus membangun jalur alternatif, tergantung pada keadaan atau preferensi pribadi.
  • Peta harus mewakili proses seperti itu, tidak seperti seharusnya.
 
Tips untuk melakukan continuous improvement :
  • Mencari kemungkinan adanya kesalahan-kesalahan dalam proses sebelum produk/jasa mencapai stakeholders.
  • Mengeliminasi/meminimalkan langkah yang tidak bernilai, ini adalah salah satu langkah yang paling penting untuk meningkatkan proses.
  • Memasukan langkah-langkah yang memberikan nilai/kontribusi untuk kebutuhan, keinginan, dan harapan stakeholders.
  • Brainstorm cara-cara kreatif untuk menghilangkan atau mempersingkat terutama yang memakan waktu adalah langkah yang penting.